Yogyakarta – Asosiasi Ilmu Al Qur’an dan Tafsir (AIAT) se-Indonesia mengadakan pertamuan yang dilaksanakan di Convention Hall Prof RHA Soenarjo, Kampus UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta. Pertemuan ini berlangsung pada 19 – 22 Juni 2023.

Prodi Ilmu Al Qur’an dan Tafsir (IAT) UIN Raden Intan Lampung mengutus Yoga Irawan, M.Pd Sekretaris Prodi IAT dan Masruchin, Ph.D dosen tetap prodi IAT sekaligus Ketua Jurnal Al-Dzikra IAT UIN Raden Intan Lampung.

Pertemuan yang berlangsung selama 4 hari tersebut membahas Al-Qur’an dengan masalah  kekinian. Empat sesi utama menghadirkan pembicara-pembicara dari Indonesia, Belanda, Malaysia dan Amerika Serikat.

Prof. Sahiron selaku ketua AIAT mengatakan saat ini masih banyak masalah yang belum mendapatkan penyelesaian terbaik. Ia berharap akademisi seharusnya dapat berkontribusi dalam penyelesaian semua permasalahan dunia.

“Konferensi ini mencoba untuk terlibat dalam pemecahan semua masalah kekinian seperti; hubungan manusia modern dengan teks kitab suci, bagaimana kitab suci bisa diharapkan berbicara tentang isu jender, politik dan sosial, serta bagaimana kitab suci diterima oleh umat beragama.”

“Konferensi kali ini menjadi forum tantangan bagi akademisi untuk berkontribusi dalam masalah-masalah dunia. Bagaimana kita mengontekstualisasikan teks kitab suci. Kita tidak boleh hanya stuck pada aspek linguistik saja. Tetapi kita harus mencari apa yang ada di balik teks. Pendekatan Ma’na Cum Maghza dapat membantu kita dalam memahami teks kitab suci. Pendekatan ini berupaya mendialogkan teks dan konteks dengan menggali makna historis dan pesan utama dari teks,” terangnya.

Sementara itu, Jurnal Al-Dzikra IAT UIN Raden Intan Lampung juga menjalin kerjasama dengan Asosiasi Ilmu Al Qur’an dan Tafsir (AIAT) dengan menandatangani MoU yang ditandatangani langsung oleh Ketua Jurnal Al-Dzikra Masruchin, Ph.D dan Ketua AIAT Prof. Dr.phil. Sahiron, M.A.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *